Rabu, 03 April 2013

Peran komunikasi dalam organisasi


Komunikasi adalah suatu proses dalam mana seseorang atau beberapa orang, kelompok, organisasi, dan masyarakat menciptakan, dan menggunakan informasi agar terhubung dengan lingkungan dan orang lain.
Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain. Pada umumnya, komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak. apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan gerak-gerik badan, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu. Cara seperti ini disebut komunikasi nonverbal.
Stoner mengatakan bahwa organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan atasan mengejar tujuan bersama.
James D. Mooney mengemukakan bahwa organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama .
Chester I. Bernard berpendapat bahwa organisasi adalah merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.
Stephen P. Robbins menyatakan bahwa Organisasi adalah kesatuan (entity) sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan.
Menurut Everett M rogers, seorang pakar sosiologi Pedesaan Amerika membuat definisi “Komunikasi adalah suatu proses dimana dua orang atau lebih membentuk atau melakukan pertukaran informasi terhadap satu sama lain yang pada gilirannya akan tiba saling pengertian” (Rogers dan Kincaid dalam Cangara, 2004;19

Mengapa komunikasi sangat penting dalam berorganisasi?
Di dalam organisasi terdapat tujuan yang akan dicapai. Dalam perjalanannya tidak mungkin kita hanya diam tanpa berbicara, bekerjasama, dan mengerjakan semuanya sendiri. Proses tersebut membutuhkan komunikasi. Komunikasi yang dilakukan tidak sembarang berkomunikasi. Disarankan agar menggunakan ilmu komunikasi agar menciptakan suasana yang nyaman dan tidak terjadi hal – hal yang dinginkan.
Alasan yang klasik, tentu saja kita telah mengetahui­ bahwa manusia tidak bisa hidup sendiri. Di dalam berorganisasi banyak tugas atau keperluan – keperluan yang harus dikerjakan dan sebagian dari tugas tersebut tidak dapat dikerjakan dengan seorang diri. Bagaimana caranya agar orang lain dapat membantu? Disitulah komunikasi berperan dalam menyelesaikkan masalah. Peran lainnya demi tercapainnya tujuan bersama sesama anggota organisasi diperlukkan berkomunikasi yang efektif dan berkelanjutan untuk mengevaluasi, memperbaiki hal – hal yang sudah dilaksanakan.
http://id.wikipedia.org/wiki/Komunikasi
Rogers dan Kincaid dalam Cangara, 2004;19

Tidak ada komentar:

Posting Komentar